Selasa, 28 November 2017

Berharap Hujan

Dari balik jendela masih menimbang2 tuk keluar dan bersihkan halaman. Sebab mati lampu sore hingga isya kemarin, anak2 bermain lilin dan bakaran. Akibatnya sampah abu berserakan. Menambah debu kebakaran hutan yang memang sdh hadir seharian.

Akh... malas melanda. 30 menit sesudah pembersihan, toh... abu2 lain kembali hadir menyerbu, menumpuk, teronggok disembarang tempat. Jadi kuputuskan didalam rumah saja, sebab sepertinya udara segar kian langka dan itu yg paling kami butuhkan sekarang.

Sibungsu sekolahnya kembali diliburkan. Sangat beresiko bertahan belajar pd kelas2 tanpa ruangan. Siswa2nya sebagian telah ispa, hingga diputuskan tuk belajar saja dirumah.


Kepala BMKG bilang dikoran, tuk hilangkan kabut asap kini, dibutuhkan hujan deras selama 3 hari. Tapi bagaimana bisa, wong gerimis saja masih enggan menyapa, mungkinkah langit kami tak lagi berair mata ?? Description: https://static.xx.fbcdn.net/images/emoji.php/v9/f90/1/18/1f622.png😢

Tidak ada komentar:

Posting Komentar